Setelah selesai menulis Mengenal Allah dibagian pertama sebagai bahan renungan serta support untuk kita semua, agar mau mengenal Allah, bukan hanya sekedar mengenal dan tahu bahwa Allah itu Tuhan, melainkan mengenal Allah yang sesungguhnya adalah mengenal sifat Wajib, Muhal, maupun Ja’iz yang di miliki-Nya.
Sifat wajib bagi Allah
Perlu di ketahui bahwa selama ini banyak kalangan masyarakat Islam yang meragukan, bahkan menganggap bid’ah membaca tawassul kepada nabi Muhammad saw atau kepada para auliya’ dan ahli sholah. Makna tawassul sesungguhnya adalah do’a dan memohon kepada Allah swt, dengan perantara tingginya derajat mereka (nabi, auliya’, ahlu sholah) dan kemuliaan mereka di sisi Allah swt. Imam As - Subky rahmatullah alaih mengatakan :
يحسن التوسّل بالنبيّ صلّى الله عليه و سلّم الى ربّه
Artinya : “Tawassul kepada nabi Muhammad saw, untuk memohon kepada Tuhan beliau (Allah) itu termasuk amal yang hasan.” Amal hasan yang dimaksud adalah amal ja’iz (yang di perbolehkan menurut syara’) yang mendekati amal mandub (sunnah).
“Siapa yang tak kenal maka tak sayang”
“Siapa yang mau mengenal Tuhannya, maka dia pasti mengenal jati dirinya.”
Kalam mutiara penuh hikmah tersebut sudah seharusnya kita pelajari dan kita jadikan bahan renungan bersama, karena banyak sekali umat Islam di Indonesia pada saat ini yang banyak meninggalkan perintah-Nya dan perintah rasul-Nya. Hal ini disebabkan bukan karena mereka tidak mengetahui hukum atau awam tentang pengetahuan agama Islam. Melainkan karena mereka tidak mengenal Allah sebagai Tuhan yang mereka yakini. Sebagai contoh, banyak umat muslim yang mengaitkan sholat dengan rejeki, padahal definisi sholat itu sendiri adalah ibadah sakral yang wajib dilaksanakan, sebagai bukti penghambaan kita terhadap Allah swt.













































